Dekontruksi Image: Cara Membuat Tone Pada Foto (Bagian 1)

Dalam 1 bulan terakhir ini admin banyak sekali menerima message via social media atau email yang menanyakan bagaimana cara mengedit atau cara membuat tone pada foto tertentu. Tone atau secara teknis lebih tepat disebut sebagai visual style pada image merupakan ciri khas dari fotografer atau visual desainer yang ada pada karya mereka. Hal ini sudah sering saya bahas pada artikel-artikel saya sebelumnya, namun pada tulisan kali ini saya coba bahas mulai dari basic agar dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif.

Seperti yang saya tulis sebelumnya, cara membuat tone atau visual style dari foto merupakan kombinasi dari banyak hal yaitu faktor lingkungan, mekanis, subjek dan post processing. Pada tulisan ini saya akan fokus untuk membahas dekonstruksi pada faktor post processing. Tapi perlu dipahami bahwa bila Anda ingin membuat foto yang memiliki tone yang sama dengan sebuah foto Anda harus bisa mereplikasi 4 faktor tersebut tidak hanya proses edit Photoshopnya saja.

Untuk melakukan dekontruksi ini terlebih dahulu kita harus paham mengenai 2 hal penting:

1. Color & Luminosity di Foto

Color

Warna merupakan hal paling mudah “dilihat” oleh mata ketika kita melihat sebuah foto. Karena foto dari kamera digital memiliki color mode RGB maka warna yang kita lihat di monitor kamera merupakan perpaduan dari 3 warna primer yaitu Red, Green dan Blue (lihat tulisan saya tentang color mode di sini).

Color memiliki 3 properti yang bisa kita rubah di post processing salah satunya dengan menggunakan tool Image Adjustment Hue/Saturation di Photoshop. Kita lihat apa yang terjadi ketika kita melakukan perubahan ini pada warna dengan color mode RGB di foto:

cara membuat tonecara membuat tone

Dengan demikian di proses post processing kita bisa merubah karakter warna sebagai bagian dari cara membuat tone pada foto sesuai dengan yang kita inginkan.

Contoh berikut saya menurunkan saturasi dari warna, menaikkan lightness dan merubah Hue untuk mendapatkan tone cool :

Sedangkan pada contoh berikut saya menaikkan saturasi, menurunkan lightness dan merubah Hue untuk mendapatkan tone warm:

Luminosity

Secara umum luminosity dapat kita artikan sebagai kondisi gelap terang di image. Gelap dan terang disini bukan berarti hitam dan putih karena luminosity tidak mendeskripsikan color atau warna tertentu. Berikut ini adalah ilustrasi luminosity dalam bentuk gradasi dari gelap sampai terang.

cara membuat tone

Istilah luminosity kadang bercampur dengan istilah luminance dan brightness. Masing-masing memiliki definisi teknis yang berbeda-beda, namun agar tulisan ini tidak terlalu panjang dengan hal teknis maka saya buat secara generalis sebagai kondisi gelap dan terang karena mudah dipahami secara visual.

Tingkat luminosity ini dapat kita rubah karakternya dalam post processing salah satunya dengan menggunakan tool Image Adjustment Levels. Berikut ini adalah contoh bagaimana tingkat luminosity pada ilustrasi sebelumnya dapat kita rubah:

cara membuat tonecara membuat tone

Sama dengan color di pembahasan sebelum, maka kita bisa merubah karakter luminosity sebagai bagian dari cara membuat tone sesuai dengan yang diinginkan.

Contoh berikut saya menaikkan kontras pada foto untuk mendapatkan tone high contrast:

Sedangkan pada contoh berikut adalah kontras rendah pada foto untuk mendapatkan tone low contrast:

2. Informasi Tonal di Foto

Informasi tonal merupakan rasio dari area paling gelap sampai area paling terang pada foto. Kita dapat membagi informasi tonal ini dalam bentuk paling sederhana yaitu: area shadow, midtone dan highlight. Informasi ini bisa ditemukan di grafik histogram baik di kamera maupun di aplikasi post processing seperti Photoshop. Berikut ilustrasi mengenai area shadow, midtone dan highlight pada image dimana area shadow terlihat gelap, midtone terlihat netral dan highlight terlihat terang/cerah:

cara membuat tone

Penting bagi fotografer maupun editor foto untuk mengetahui 3 area ini pada foto. Berikut ini ilustrasi informasi area tonal pada foto dimana area shadow diwakili warna hitam, area midtone oleh warna abu-abu dan area highlight oleh warna putih:

Dengan mengetahui area shadow, midtone dan highlight pada foto maka kita dapat mentarget perubahan color dan luminosity secara spesifik pada area tertentu di image sebagai cara untuk membuat tone yang diinginkan.

Berikutnya dengan menggunakan fitur Image Adjustment Color Balance di Photoshop saya memberikan nuansa warna biru di shadow, nuansa warna hijau di midtone dan nuansa warna kuning di highlight pada foto untuk mendapatkan tone vintage sebagai berikut:

Apabila Anda kesulitan dalam melihat 3 area ini pada foto saya menyertakan sebuah Photoshop Action yang dapat Anda download gratis yang akan secara otomatis memperlihatkanĀ  3 area tersebut pada foto Anda dan sekaligus membuat masing-masing mask. Download Basic Luminosity Masking action (Photoshop CC):

download (1)

Password ZIP file: fotografidesain.com

Berikut video cara penggunaan Photoshop Action tersebut:

Dengan melakukan editing tepat pada area tonal yang diinginkan maka retouching bisa dilakukan dengan baik dan akurat. Contoh berikut memperlihatkan proses recovery pada area highlight foto dapat dilakukan dengan baik untuk menghasilkan foto dengan dynamic range yang cukup baik dari foto sebelumnya. Hal ini bisa dilakukan apabila kita dapat melakukan seleksi dengan tepat pada area shadow, midtone dan highlight pada foto:

Kesimpulan

Dengan memahami 2 hal mendasar di atas yaitu Color & Luminosity serta Informasi Tonal, maka Anda akan dapat dengan mudah membangun visual tone yang Anda inginkan pada sebuah foto. Selain itu yang terpenting adalah Anda dapat membangung style Anda secara konsisten dari setiap foto yang Anda buat.

Berikut ini adalah contoh penggabungan dari apa yang sudah kita bahas di atas dengan point-point umum apa saja yang dilakukan untuk mendapatkan tone tersebut:

  • Menaikkan shadow sehingga tidak ada area yang benar-benar gelap
  • Menaikkan highlight untuk membuat overall foto lebih cerah
  • Membuat contrast di midtone
  • Merubah Hue dan menurunkan saturasi untuk mendapatkan nuansa warna dingin (cool)
  • Memberikan nuansa warna biru gelap di shadow
  • Memberikan nunsa warna magenta di midtone
  • Memberikan nunsa warna cyan di highlight

Anda dapat mendownload file PSD (Photoshop versi CC) dari hasil foto tone di atas :

Pada tulisan berikutnya di bagian 2 saya akan menjelaskan bagaimana pembahasan di artikel ini kita gunakan untuk melakukan proses dekonstruksi pada foto untuk memahami bagaimana cara membuat tone pada foto.