Contoh Foto Dari Smartphone Huawei P9

Di akhir Februari 2016, Huawei menginformasikan bahwa mereka sedang bekerja sama dengan salah satu brand kamera terkenal yaitu Leica untuk memproduksi seri smartphone premium terbaru mereka yaitu Huawei P9. Kerjasama antara produsen smartphone Huawei dengan Leica tentunya menimbulkan banyak pembicaraan menarik terutama di kalangan fotografer dan peminat fotografi. Leica tentu telah dikenal sebagai merek premium dengan produksi kamera dan lensa terbaik di dunia. Pilihan kerjasama antara Leica dengan perusahaan teknologi Huawei dari Cina tentu cukup mengagetkan karena Huawei tidak dikenal sebagai brand premium dikelasnya.

huawei p9

Namun di awal April 2016 kerjasama tersebut telah menjadi kenyataan dengan dirilisnya smartphone Huawei P9. Seri P9 ini merupakan produk unggulan dari Huawei yang dilengkapi dengan dual kamera di bagian belakangnya yang tentu saja merupakan kamera Leica. Satu kamera merekan image dalam format full color, sedangkan satu kamera lagi merekam image dalam format hitam putih. Menurut Huawei dan Leica; dengan menggabungkan image yang direkam dari 2 kamere ini diklaim dapat menghasilkan image dengan kontras yang lebih baik hingga 50%. Selain itu, dengan 2 kamera juga dapat merekam cahaya yang ada hingga 300% lebih banyak daripada sistem 1 kamera. Masing-masing kamera dilengkapi dengan sensor dengan resolusi 12 Megapixels dan lensa Leica Summarit ASPH 24mm f/2.2.

Baru-baru ini Huawei bekerjasama dengan 5 fotografer dari EyeEm di Eropa dan berikut ini adalah foto-foto dari Smartphone Huawei P9:

huawei p9

huawei p9

huawei p9

huawei p9

huawei p9

huawei p9

huawei p9

huawei p9

huawei p9

Image credits: Photographs courtesy of EyeEm.

Buat saya, teknologi dual camera yang digunakan untuk merekam gambar dengan lebih baik merupakan teknolgi imaging yang tidak terhitung baru. HTC pernah melakukannya untuk produk mereka yaitu HTC One M8 sehingga memungkinkan untuk mendapatkan cahaya lebih baik, kemampuan refocus dan fitur 3D. Teknologi dual camera yang digunakan oleh Huawei di seri P9 menggunakan pendekatan yang berbeda dan tentu kerjasamanya dengan Leica menghasilkan produk yang lebih baik. Salah satu fitur yang menarik dari dual camera adalah fitur yang memungkinkan user untuk mengatur titik focus dan besarnya depth of field setelah pemotretan. Salah satu fitur yang juga tidak baru, karena Lytro pernah mempopulerkan fitur ini sebelumnya. Namun Lytro tidak sukses menjual produk mereka sebagai mass product, namun Huawei dengan jaringan pasar dan kekuatan finansial yang telah dimilikinya tentu akan lebih mudah untuk mempopulerkan fitur ini via produk mereka.

huawei p9

Untuk pekerjaan komersial, Huawei P9 mungkin belum atau masih jauh untuk menggantikan DSLR atau mirrorless yang ada sekarang. Namun untuk street, travel atau documentary mungkin Huawei P9 bisa menjadi salah satu tantangan terbesar bagi segmen kamera konvensional yang ada sekarang. Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi imaging di smartphone, kualitas image dari foto di smartphone semakin mendekati kualitas image dari dedicated photography devices yang ada sekarang. Dengan dimensi fisik yang lebih kecil dan ringan serta kemampuan konektivitas, dan sekarang fitur refocus; phone photography akan semakin menjadi bagian dari dunia fotografi yang menarik.

Info: Akan ada dua versi Huawei P9 yang dijual mulai April ini yaitu versi 32GB dengan harga £450 (sekitar 633 USD) dan versi P9 Plus 64GB di bulan Mei dengan harga £550 (sekitar 774 USD).

UPDATE 1: Modul kamera di dalam Huawei P9 ternyata hanya “certified by Leica”, bukan dibuat oleh Leica. Modul kamera tersebut dibuat oleh Sunny Optical Technology China yang memiliki otoritas untuk membuat komponen Leica di Cina. Secara marketing Huawei diuntungkan oleh partnership Huawei-Leica, namun buat Leica langkah ini semacam blunder karena konsumen mengharapkan kualitas premium Leica dari P9 yang ternyata hasil fotonya biasa-biasa saja. Siapa yang mau beli Leica kalo produknya tidak dibuat oleh Leica.

UPDATE 2: Tanggal 21 April 2016, Leica dan Huawei mengeluarkan press release bersama yang isinya mengklarifikasi mengenai camera yang ada di smartphone Huawei P9. Press release tersebut berisi informasi mengenai kontribusi dari masing-masing pihak (Leica dan Huawei) mengenai pengembangan dan pembuatan dual camera yang ada di smartphone Huawei P9. Press release tersebut tidak secara explisit mengatakan apakah camera tersebut dibuat oleh Leica atau tidak. Anda bisa menilai sendiri arti dari press release tersebut:

Leica and Huawei co-engineered P9 camera module [Düsseldorf, Germany, Düsseldorf – 21 April 2016] – In February, Huawei and Leica announced a long-term strategic partnership. The camera function is the most used smartphone application and our aim is to bring it up to the high standards demanded by the Leica product philosophy. Leica brings to the cooperation their expertise gathered from decades of experience in optical engineering and optical design. The collaboration between Huawei and Leica aims to deliver the best possible picture quality in the smartphone segment.

Both companies have been working closely to co-engineer Huawei’s recently launched premium smartphone – the P9 – based on innovation and excellent craftsmanship.
The camera module of the P9 series and the achievable picture quality is the result of the intensive technological collaboration between Huawei and Leica. Leica has been deeply involved in the development of the camera-module of the P9 and P9 Plus. Our joint objective was to achieve the best possible image results and optical imaging performance in order to provide consumers in the smartphone photography segment with the best possible picture quality. The result raises smartphone photography to an entirely new level.

Our co-engineering is deeply embedded in the product and Leica’s contribution has involved:

1. Collaborative development, evaluation and optimization of optical design (lens calculation) in compliance with Leica standards.

2. Collaborative development of the mechanical construction of the camera module to reduce stray light effects (“ghost and flare”).

3. Definition of imaging quality in terms of color rendition/color fidelity, white balance, stray light reduction (“ghost & flare effects”), exposure precision, dynamic range, sharpness and noise characteristics.

4. Processing of image data with the aid of long-standing Leica optical and signal processing expertise

5. Definition of the most stringent common quality standards and production requirements for serial production by Huawei to ensure consistently high quality.

Leica’s globally recognized expertise is based to a large extent on the ability to guarantee the narrowest tolerances on the market. This justifiable claim to excellence is naturally also an integral component of the technology partnership and is implemented in Huawei’s production processes of the P9 camera module to ensure uncompromising quality.