Teori Warna Dasar Untuk Fotografer Bagian 2 (Color Scheme)

Arikel berikut ini merupakanĀ  lanjutan dari artikel sebelumnya (Bagian 1). Di sini saya akan menjelaskan mengenai teori warna dasar yang berhubungan dengan cara menggabungkan beberapa warna untuk menghasilkan paduan warna yang baik (mix and match colors). Dengan memahami teori warna dasarĀ  untuk mendapatkan gabungan warna-warna yang harmonis ini maka Anda dapat menghasilkan foto dengan warna-warna yang menarik untuk audience Anda.

Sebelum kita menuju ke teori-teori warna dasar tersebut, ada baiknya kita terlebih dahulu memahami apa yang disebut dengan color wheel atau roda warna. Color wheel ini merupakan visualisasi dari warna-warna yang terlihat oleh mata manusia dengan memperlihatkan hubungan antara warna primer dengan warna-warna campurannya. Ada beberapa macam teori warna dasar color wheel namun color wheel yang paling umum digunakan sebagai patokan dalam teori warna dasar menggabungkan warna adalah color wheel yang memiliki refrensi awal dari palet warna yang digunakan oleh para pelukis. Pada color wheel ini warna primer yang digunakan adalah warna Red, Blue dan Yellow. Sehingga apabila divisualkan dalam bentuk color wheel sebagai berikut:

teori warna dasar
Color wheel RBY (Red, Blue & Yellow)

Untuk memudahkan, color wheel tersebut selanjutnya akan saya buat dalam bentuk yang lebih sederhana seperti di bawah ini untuk memudahkan kita memahami teori-teori warna yang akan saya jelaskan berikutnya.

teori warna dasar

Teori Warna Komplementer

Seperti yang sudah saya jelaskan pada artikel sebelumnya, ada dua mode warna dengan masing-masing warna primernya yaitu RGB dengan warna primer Red, Green & Blue serta CMYK dengan warna primer Cyan, Magenta & Yellow. Pada teori warna komplementer, masing-masing warna memiliki komplementer atau pasangannya masing-masing. Dengan menggabungkan antara satu warna dengan warna komplementernya akan menghasilkan paduan warna yang harmonis. Pada dasarnya, mode warna RGB dan CMY merupakan pasangan dari masing-masing warna sebagai berikut:

WarnaKomplementerWarna
Red=Cyan
Green=Magenta
Blue=Yellow

Pasangan warna komplementer ini akan kita temui di Photoshop contohnya pada adjustment Color Balance dan Curve:

teori warna dasar teori warna dasar

Pada adjustment ini pada saat kita merubah satu warna, maka akan berakibat sebaliknya pada warna komplementernya. Contoh pada saat kita mengurangi warna biru maka secara otomatis kita juga akan menambahkan warna kuning, bila kita ingin menambahkan warna merah maka caranya dengan mengurangi warna cyan, dst.

Apabila kita menggunakan color wheel maka warna komplementer adalah warna yang berada di sisi yang berlawanan dari warna tersebut. Berikut contoh warna komplementer dengan menggunakan color wheel RBY (Red, Blue & Yellow):

teori warna dasar

Dengan menggabungkan pasangan warna komplementer kita dapat menghasilkan gabungan warna yang terlihat kontras tanpa satu warna mendominasi warna lainnya bahkan bisa dibilang warna satu mengkomplement atau saling mensupport warna lainnya.

Berikut adalah contoh foto yang memperlihatkan penggunaan warna komplementer:

A splash of purple

Teori Warna Triad Color

Pada teori warna ini kita akan membagi color wheel dalam 3 bagian yang sama. Anda bisa pilih salah satu warna di dalam color wheel, maka 2 warna lain adalah warna yang masing-masing memiliki jarak yang sama antara satu dengan yang lain.

teori warna dasar

Teroi warna ini akan menghasilkan warna yang lebih bervariatif dengan paduan dari 3 warna. Berikut adalah contoh foto dengan Triad colors:

I know I can be Colorful

Teori Warna Analogous

Teori warna ini menghasilkan tingkat kontras warna yang lebih rendah dibanding teori warna sebelumnya. Pada color wheel, pasangan sebuah warna adalah warna lain yang tepat berada disampingnya.

teori warna dasar

Berikut adalah contoh foto dengan Analogous colors:

Sunflowers

Teori Warna Monochromatic

Teori warna ini terbilang yang paling sederhana. Pada color wheel pasangan sebuah warna adalah warna yang sama hanya saja dengan tingkat staurasi dan lightness yang berbeda. Dengan teori warna ini akan menghasilkan paduan yang lebih banyak dengan efek yang lebih calm.

teori warna dasar

Berikut adalah contoh foto dengan Monochromatic colors:

blue skies
Info tambahan:

Ada beberapa teori tentang cara menggabungkan warna untuk menghasilkan paduan warna yang harmonis. Empat teori warna di atas hanya sebagain saja yang saya rasa paling mudah dipahami dan menjadi dasar yang perlu diketahui dalam melakukan mix and match warna-warna. Apabila Anda merasa sulit untuk mencari warna secara manual dengan menggunakan teori-teori tersebut, jangan khawatir karena banyak sumber online yang menawarkan color wheel dalam bentuk interaktif sehingga memudahkan Anda dalam mencari paduan warna yang harmonis.

Diantaranya yang paling saya rekomendasikan adalah Color dari Adobe.com yang dapat diakses di sini. Cara menggunakannya sangat mudah: pertama Anda tentukan teori mana yang akan Anda pakai (complementary, triad, dll) lalu Anda tinggal geser salah satu titik warna yang ada di dalam color wheel tersebut. Selanjutnya secara otomatis di titik lain akan mengarah pada paduan warna-warna yang sesuai dengan yang Anda pilih.

teori warna dasar

Sebagai penutup, teori warna yang saya jelaskan di atas berlaku universal dalam artian berguna tidak hanya untuk fotografi tapi juga dalam semua hal yang berhubungan dengan warna dan visual. Anda dapat menggunakan teori-teori warna di atas untuk mendapatkan kombinasi warna yang cocok untuk cat tembok rumah, memilih pakaian, membuat desain poster dan lain-lain. Di fotografi Anda bisa memanfaatkan teori warna ini contohnya untuk menentukan warna wardrobe, warna properti maupun warna lain yang akan memperkuat foto Anda menjadi lebih menarik. Berikut adalah foto-foto yang dapat menjadi inspirasi bagi Anda dengan memanfaatkan teori warna yang telah Anda pelajari.

Photo credits: Fall leaves by Wokandapix, CC0 1.0 Public Domain.